 | Aku Anak Buangan | Dec 13, 2007 |
Tanggal 4 Juni 1980, aku lahir di sebuah desa pesisir di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Sebuah desa yang separuh penduduknya merupakan nelayan, sebagian dari separuhnya lagi petani sawah dan petani tambak. Desa itu bernama Buangan. Tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Meureudu pada tahun 1998, kuliah ke Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Di Kampus aktif di majalah Perspektif dengan jabatan terakhir sebagai Pimpinan Redaksi. Maret 2003 menjadi wartawan di Tabloid Modus Aceh. Empat bulan bekerja dipercayakan menjadi Sekretaris Redaksi. Setelah lima tahun di Modus, pada 1 Maret 2008 mengundurkan diri dan bergabung di Harian Aceh Independen sebagai Dewan Pelaksana Redaksi. Selain sebagai wartawan juga aktif menulis tentang seni dan budaya. Pada April 2005 menerbitkan buku "Nuga Lantui" yang berisi tentang plesetan dan kritik budaya melalui hadihmaja--ungkapan filosofis dalam bahasa Aceh. Bersama seniman Aceh juga menerbitkan buku antologi "Keranda-keranda" dan antologi "Putroe Phang". Bersama pemerhati sejarah dan dosen Universitan Syiah Kuala, Banda Aceh atas biaya BRR pada tahun 2007 menulis buku "Ensiklopedi Aceh".   | Photos | May 23, 2008 |
Perubahanku 9 Photos, 4 comments
Aku, Andi-ve & ZX Bakri 11 Photos, 39 comments
Unik, Lucu, Kejam bin Sadis 10 Photos, 14 comments
Aku dan Rekan 12 Photos, 21 comments
Aceh Tempo Doleo 16 Photos, 7 comments
My Activity 11 Photos, 22 comments
Training Jurnalistik 5 Photos, 10 comments
Peluncuran Buku 3 Photos, 13 comments
My Gallery 13 Photos, 23 comments
|
 |  | My Article | Jul 6, 2008 |
Tekanan hidup saat konflik membuat Syeh Maneh hijrah ke Banda Aceh. Saat tsunami biolanya hilang. Ikut konser damai dengan biola pinjaman. Ia lahir dengan nama Ismail Sabi, tapi dikenal dengan panggilan Syeh Maneh. Pria asal... more  | Cerpen dan Puisi Cinta | May 16, 2008 |
oleh: Iskandar Norman Inilah sepotong cinta yang mesti diingat. Meski untuk mengingatnya butuh luka. Perlu ketegaran dan linangan air mata. Sepotong cinta yang sendu. Manis dalam miris tak romantis. Sepotong cinta ini sebuah ketegaran yang meleleh.... more  | Links | |
  | Contacts | |
  |  |  | Nyak Kaoey | |
  | Tarikh Nanggroe | |
  | Guestbook | |
 |
assalamu'alaikum wr wb apa kabar pak..maaf baru reply nih...~_^ |
 |
Assalamualaikum... saleum dari ulon tu tuan. |
 |
oo,,,oo,,,kembaran pak is hariskanur nyoe? baro lon teupeu...
|
 |
Ass, he...he.....he...peuhaba adun? meah berayekthat adun barosa lon piyoh bak jambodron lontuan kalon-kalon siat, teuma tuwo lontuan tinggai pesan. |
 |
Assalamualaikum Pak Is, Peu Haba, watashiwa gukse deska, domo arigato. |
 |
puisi hariskanur bereh2,,, bak AI uroe minggu.. |
 |
Assalamu'alaikum...numpang lihat-lihat............. |
 |
yeah,,,,,, sekedar sibuk biasa,,,, bagaimana dengan abang? masihkah sibuk selalu? Ciputnya beranjak gede loh bang... ^_^ |
 |
waalaykumsalam warahmatullohi wabarokaruhu............. hmmmmm,,,,,,,,,,, Weekend..................... |
 |
terima kasih mau mampir di site saya salam merdeka |
   |
| |